Kreator Konten AI & Pendongeng Visual

Onur Aslan

Biografi

Onur Aslan adalah seorang pendongeng visual yang menciptakan konten menggunakan alat AI dengan fokus kuat pada emosi dan makna. Ia tertarik pada adegan-adegan sederhana yang mengandung lapisan makna lebih dalam, dan sering mengeksplorasi pertemuan antara manusia, alam, dan imajinasi.

Berasal dari Turki, Onur pernah tinggal di Ukraina sebelum perang, dan kini bermukim di Jerman. Pengalaman budaya dan pribadi yang beragam ini sangat memengaruhi karya kreatifnya.

Melalui Instagram, ia membagikan visualnya kepada audiens global—bukan sekadar untuk memamerkan gambar, tetapi untuk membangkitkan perasaan, refleksi, atau jeda yang tenang.

Mengapa Saya Memilih Tiga Karya Seni Ini

Tiga lukisan ini adalah favorit saya karena masing-masing menyampaikan rasa flow dan kebebasan:

  1. Gambar pertama, menampilkan seorang wanita dengan mantel merah bersama seekor kucing di Paris (dengan latar belakang Menara Eiffel), dengan sempurna menangkap energi kota Paris dan rasa kebebasan. Rambut dan mantel merahnya yang tertiup angin menambahkan kesan gerakan yang dinamis. Pencahayaan dan perspektifnya juga menciptakan kedalaman visual yang menarik mata lebih jauh ke dalam lukisan.
  2. Gadis kecil yang meniup biji bunga dandelion menunjukkan flow dalam gerakan dan cahaya. Biji-biji yang melayang membangkitkan rasa polos masa kecil dan kemungkinan tak terbatas dari imajinasi.
  3. Wanita di Istanbul, dengan rambut yang tertiup angin dan burung camar yang berputar di sekelilingnya, melambangkan kebebasan mutlak dan euforia. Pemandangan kota seperti ini adalah salah satu subjek yang paling disukai komunitas saya.

Apa Arti “FLOW” bagi Saya

Bagi saya, ini adalah tentang tenggelam sepenuhnya dalam proses kreatif, hingga waktu dan ruang seolah-olah lenyap. Meskipun saya menggunakan aplikasi AI, rasanya seperti sedang melukis atau membuat sketsa dengan tangan. Ide, perasaan, dan warna berpadu dengan sendirinya—secara alami.

Flow bukan hanya soal tampilan gerakan, melainkan juga perasaan tenang dan mengalir yang dirasakan saat sebuah karya menyentuh mata pemirsa. Gradasi warna yang lembut, susunan elemen yang mengarahkan pandangan, dan detail halus yang menyatu dalam harmoni... Bagi saya, flow adalah perpaduan yang halus antara proses kreatif dan emosional dalam menikmati karya seni.

Tips & Trik

Tema flow sangat kuat untuk storytelling visual maupun dampak emosional. Saya sebagian besar bekerja dengan alat AI seperti Midjourney, DALL-E, atau platform serupa.

  1. Sebelum memulai sebuah karya, saya selalu berusaha menentukan suasana dan atmosfer keseluruhan yang ingin saya tangkap. Menyertakan elemen gerakan sangat penting untuk menciptakan rasa flow—seperti rambut yang tertiup angin, kain yang berputar, burung yang terbang, atau partikel bercahaya kecil yang melayang di udara.
  2. Saya senang menggunakan palet warna pastel karena transisi lembut membantu mata pemirsa bergerak dengan mulus di sekitar komposisi. Saat menulis prompt untuk alat AI, saya biasanya menyertakan frasa seperti “pencahayaan lembut” atau “palet warna pastel.” Saya juga suka menjaga latar belakang tetap sedikit buram dan subjek utama lebih tajam serta detail. Pendekatan ini menciptakan fokus alami dan mengarahkan pandangan mengikuti alur gambar.
  3. Cahaya sangat penting dalam karya-karya ini. Lampu jalan di adegan Paris, pantulan mengilap dalam lukisan Istanbul, dan biji dandelion yang bercahaya semuanya membantu mengarahkan pandangan pemirsa dan menciptakan rasa gerakan. Dalam prompt AI, saya secara rutin menggunakan frasa seperti “partikel bercahaya” atau “jejak cahaya” untuk memperkuat kesan tersebut.
  4. Elemen penting lainnya adalah garis dalam komposisi. Garis diagonal atau yang mengalir memberikan lebih banyak energi dan dinamika dibanding garis lurus yang kaku. Gerakan mantel merah di Paris atau rambut yang tertiup angin di Istanbul adalah contoh sempurna.
  5. Emosi adalah inti dari flow. Ketika sebuah karya seni menceritakan kisah dengan tenang, ia terasa hidup dan penuh gerakan. Seperti gadis kecil yang meniup biji dandelion—bukan hanya aksi fisik, tetapi simbol harapan dan impian.

Saat bekerja dengan AI, kesederhanaan sering kali menjadi kunci. Tampilan yang lembut, dengan detail tajam yang minimal, memberi ruang napas bagi gambar dan membantu membangun rasa flow.

Bagi saya, flow dalam seni AI adalah tentang memadukan teknik dan emosi sehingga gambar terasa hidup. Saya percaya bahwa setiap orang bisa menemukan caranya sendiri untuk menciptakan perasaan itu.

Suka dengan ColorPro Awards?

Bergabunglah dengan Komunitas ColorPro dan teruslah berkarya sepanjang tahun dengan sorotan kreator, tantangan kreatif, lokakarya praktis, dan banyak lagi!

Langganan Newsletter Ikuti @ColorPro